acehvoice.net — Aceh Timur — Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, SHI, M.Si., bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) menyalurkan santunan kepada 476 anak yatim yang berasal dari 23 gampong di Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.
Kegiatan sosial tersebut dipusatkan di Masjid Seuneubok Baro, Rabu (18/3/2026), dan menjadi bagian dari rangkaian program kepedulian sosial yang terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur selama bulan suci Ramadhan.
Dalam sambutannya, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menegaskan bahwa program santunan anak yatim bukanlah hal baru yang dijalankan pemerintah daerah. Menurutnya, kegiatan tersebut telah menjadi komitmen yang terus diperkuat, khususnya selama bulan Ramadhan, sebagai bentuk perhatian nyata terhadap anak-anak yatim di Aceh Timur.
Ia menyebutkan, kepedulian terhadap anak yatim sudah menjadi bagian dari komitmen sosial yang dibangun sejak masa kampanye hingga saat ini. Melalui berbagai program yang telah berjalan, ribuan anak yatim di Aceh Timur disebut telah menerima santunan.
“Ini merupakan bentuk perhatian yang terus kami hadirkan, agar anak-anak yatim tidak merasa sendiri dan tetap mendapat perhatian,” ujar Al-Farlaky.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Syariah Indonesia (BSI) atas kolaborasi yang terjalin bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dalam kegiatan penyantunan tersebut.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga perbankan syariah sangat penting dalam memperluas dampak kegiatan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama anak-anak yatim.
“Kepada seluruh penerima, semoga bantuan ini bermanfaat. Terima kasih kepada BSI yang telah berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial selama ini,” imbuhnya.
Pada kesempatan itu, Bupati turut mengajak masyarakat Ranto Peureulak untuk terus mendukung program pembangunan yang sedang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.
Ia mengakui, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam upaya membangun Aceh Timur, terutama karena luas wilayah yang cukup besar sehingga pemerataan pembangunan menjadi tantangan tersendiri.
“Doakan kami dalam menjalankan amanah ini. Kami terus berupaya mendorong pembangunan di berbagai sektor. Dengan wilayah Aceh Timur yang luas, pemerataan pembangunan menjadi hal yang sangat penting,” pungkasnya.
Bupati menambahkan, pada tahun ini sejumlah program pembangunan juga akan difokuskan di wilayah Kecamatan Ranto Peureulak sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan di Kabupaten Aceh Timur.


























